Tujuan koreksi adalah memperbaiki
Koreksi yang sehat membantu orang memahami kesalahan dan memperbaikinya. Jika cara menyampaikan justru membuat orang merasa dipermalukan, tujuan perbaikannya bisa hilang.
Bedakan ruang publik dan pribadi
Tidak semua kesalahan perlu dibahas di grup, komentar publik, atau thread terbuka. Jika masalahnya tidak membutuhkan transparansi publik, pesan pribadi sering menjadi pilihan yang lebih manusiawi.
Gunakan bahasa yang spesifik
Fokus pada fakta, tindakan, atau informasi yang perlu diperbaiki. Hindari label terhadap pribadi seperti bodoh, malas, atau tidak kompeten. Kritik perilakunya, bukan harga dirinya.
Budaya digital dibentuk oleh kebiasaan kecil
Cara kita menanggapi kesalahan menentukan apakah ruang digital terasa aman untuk bertanya dan belajar. Prinsip ini sejalan dengan menghormati privasi orang lain: teknologi tidak menghapus kewajiban untuk menjaga martabat sesama.