Biner adalah sistem angka berbasis dua
Dalam sistem desimal kita memakai sepuluh simbol, 0 sampai 9. Sistem biner hanya memakai dua simbol: 0 dan 1. Setiap posisi tetap memiliki nilai tempat, tetapi berdasarkan pangkat dua.
Mengapa komputer menyukai dua keadaan?
Rangkaian digital lebih mudah dirancang untuk membedakan dua keadaan yang jelas, misalnya tegangan rendah dan tinggi. Dua keadaan ini dapat dipetakan menjadi 0 dan 1 sehingga logika digital menjadi stabil dan dapat diproses sangat cepat.
Satu digit biner disebut bit
Bit adalah unit informasi paling dasar dalam komputasi. Delapan bit biasanya membentuk satu byte. Kombinasi bit dapat mewakili angka, karakter, warna, instruksi program, dan berbagai jenis data lain.
Contoh sederhana
Bilangan desimal 5 dapat ditulis sebagai 101 dalam biner. Nilainya berasal dari 4 + 0 + 1. Semakin besar angka, semakin banyak posisi biner yang dibutuhkan.
Dari 0 dan 1 menjadi gambar dan aplikasi
Komputer tidak melihat foto atau dokumen seperti manusia. Semua informasi diubah menjadi pola bit, disimpan di media seperti SSD atau HDD, lalu diproses oleh perangkat keras dan software.
Biner adalah fondasi, bukan batas
Walau di tingkat dasar komputer bekerja dengan 0 dan 1, lapisan software membuat manusia bisa bekerja dengan teks, gambar, video, dan aplikasi tanpa harus membaca biner secara langsung.