DNS adalah buku alamat internet
Manusia lebih mudah mengingat nama seperti example.com daripada deretan alamat IP. Domain Name System atau DNS menjembatani kebutuhan itu dengan menerjemahkan nama domain menjadi alamat yang dapat dipakai komputer untuk menemukan server.
Apa yang terjadi ketika kita mengetik alamat website
Browser akan mencari apakah jawaban DNS sudah tersimpan di cache. Jika belum, perangkat meminta bantuan DNS resolver, biasanya disediakan ISP atau layanan DNS publik. Resolver kemudian mencari record yang menunjukkan alamat tujuan dan browser dapat menghubungi server website.
DNS tidak hanya menyimpan alamat website
DNS memiliki berbagai jenis record. A dan AAAA biasanya menunjuk ke alamat IPv4 atau IPv6, MX membantu menentukan server email, sementara CNAME dapat membuat sebuah nama menunjuk ke nama lain. Karena itu DNS penting untuk banyak layanan internet, bukan hanya browsing.
Mengapa masalah DNS bisa terasa seperti internet mati
Jika koneksi internet aktif tetapi DNS gagal, perangkat mungkin tidak dapat membuka website menggunakan nama domain. Pengguna lalu merasa internet mati walaupun jalur jaringan dasarnya masih tersedia. Ini berbeda dari kasus Wi-Fi lambat walaupun sinyal penuh.