QR code bukan tanda bahwa sebuah link aman
QR code hanyalah cara menyimpan data dalam pola visual. Isinya bisa berupa URL, teks, kontak, konfigurasi Wi-Fi, atau data lain. Jika URL di dalamnya berbahaya, bentuk QR tidak membuatnya menjadi aman.
Lihat preview alamat
Sebagian besar kamera ponsel menampilkan alamat tujuan sebelum membuka browser. Baca domainnya, perhatikan ejaan aneh, subdomain yang menyesatkan, atau alamat yang sama sekali tidak cocok dengan tempat QR dipasang.
Waspadai stiker yang menimpa QR asli
Di tempat umum, QR code fisik bisa ditutup dengan stiker baru. Ini penting terutama untuk pembayaran, parkir, menu, login, dan formulir yang meminta data pribadi.
Jangan buru-buru memasukkan kredensial
Jika hasil scan langsung meminta password, OTP, data kartu, atau informasi sensitif, pastikan kembali domain dan konteksnya. Prinsipnya sama dengan memeriksa link sebelum membukanya.
Kebiasaan sederhana
Scan, baca preview, cocokkan domain, lalu buka. Beberapa detik tambahan dapat mencegah kita masuk ke halaman phishing yang tampilannya dibuat sangat mirip dengan layanan asli.